[unsoed.ac.id, Jum, 22/5/26] Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah dalam pengembangan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Olahan Pangan Ubi di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Ekosistem Pemanfaatan Teknologi Industri bertema “Teknologi Berdaya, IKM Naik Kelas” yang diikuti 25 pelaku usaha dari sentra IKM olahan pangan ubi setempat, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan dibuka melalui sambutan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang dibacakan Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya dan Perwilayahan Industri Disperindag Jateng, Esti Wulandari, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Disperindag Jateng menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pelaku usaha berbasis teknologi dan pendampingan akademik guna meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kami berharap kegiatan Bimtek ini dapat menjadi dorongan agar Sentra IKM Olahan Pangan Ubi Kecamatan Tawangmangu bisa naik kelas dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM,” ujar Esti.
Untuk memperkuat kualitas pembinaan, Bimtek menghadirkan empat narasumber dari Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Unsoed, yakni Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D., Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P., Ratna Satriani, S.P., M.Sc., dan Kunandar Prasetyo, S.P., M.Si.
Berbagai materi strategis diberikan kepada peserta, mulai dari manajemen keuangan, manajemen usaha, pemasaran dan digital marketing, manajemen koperasi, hingga penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) pada produk olahan pangan berbasis ubi.
Tidak hanya teori, peserta juga memperoleh praktik langsung penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB)/GMP untuk meningkatkan standar higienitas dan mutu produk. Praktik tersebut diharapkan mampu membantu pelaku IKM menghasilkan produk yang lebih aman, berkualitas, dan memiliki nilai tambah di pasar.
Melalui kegiatan ini, para pelaku IKM diharapkan mampu memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan daya saing produk olahan ubi, serta memperluas peluang pasar berbasis inovasi dan teknologi.
Sinergi antara Disperindag Provinsi Jawa Tengah dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Unsoed ini juga diharapkan menjadi model pengembangan IKM berbasis kolaborasi akademisi dan pemerintah yang dapat direplikasi di berbagai sentra IKM lainnya di Jawa Tengah.

#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak#sdgs4#sdgs17
