[unsoed.ac.id, Jum, 22/5/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali memperoleh kepercayaan nasional dengan ditunjuk sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII dan Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 1640/DST/B2/DT.01.03/2026 tentang Pelaksana/Tuan Rumah Penyelenggaraan KMI Expo XVII dan KBMK Tahun 2026.
Untuk pertama kalinya, dua ajang nasional bergengsi di bidang kewirausahaan dan kompetensi bisnis mahasiswa itu akan diselenggarakan dalam satu rangkaian kegiatan nasional. KMI Expo menjadi wadah mahasiswa pelaku usaha dari berbagai perguruan tinggi untuk menampilkan inovasi produk, pengembangan bisnis, serta membangun jejaring kewirausahaan. Sementara KBMK merupakan kompetisi nasional yang menguji kemampuan mahasiswa dalam bidang bisnis, manajemen, dan keuangan melalui studi kasus berbasis dunia industri.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Beny Bandanadjaja, dalam surat penetapannya menyampaikan bahwa penunjukan Unsoed merupakan tindak lanjut dari proposal calon tuan rumah yang diajukan universitas pada 24 April 2026. Setelah melalui proses penilaian dan seleksi ketat pada 7 Mei 2026, Unsoed dinilai sebagai perguruan tinggi yang paling siap untuk mengemban amanah tersebut.
Kepercayaan ini menjadi pengakuan atas kapasitas Unsoed dalam penyelenggaraan kegiatan nasional, pembinaan kemahasiswaan, serta komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa penunjukan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Unsoed.
“Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Sesuai arahan kementerian, kami ingin memastikan bahwa KMI Expo XVII dan KBMK 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan memberikan dampak positif yang signifikan dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa Indonesia secara nasional,” ujarnya.
Prof Norman menambahkan, penyelenggaraan KMI Expo yang disandingkan bersama KBMK akan menghadirkan integrasi antara inovasi usaha mahasiswa dengan kompetensi bisnis, manajemen, dan keuangan dalam satu ekosistem kegiatan nasional.
“Peserta tidak hanya menampilkan produk dan usaha mahasiswa, tetapi juga mengasah kemampuan analisis bisnis, manajemen, dan keuangan dalam atmosfer kompetisi yang kolaboratif dan inspiratif. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan jejaring, inovasi, dan semangat kewirausahaan baru di kalangan mahasiswa Indonesia,” tambahnya.
Unsoed saat ini terus memperkuat pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui program pembinaan startup, inkubasi bisnis, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), serta jejaring industri dan alumni. Penunjukan sebagai tuan rumah juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi akademik, inovasi mahasiswa, dan budaya Banyumas kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Diperkirakan ribuan mahasiswa, dosen pendamping, pelaku industri, dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi akan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Selain kompetisi dan expo kewirausahaan, agenda juga akan diisi seminar nasional, business matching, coaching bisnis, pameran produk inovatif mahasiswa, serta penguatan kolaborasi dunia usaha dan perguruan tinggi.
Melalui penyelenggaraan KMI Expo XVII dan KBMK 2026, Unsoed diharapkan mampu menghadirkan ajang nasional yang berdampak nyata dalam memperkuat inovasi, daya saing, dan semangat kewirausahaan mahasiswa Indonesia menuju masa depan.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak#sdgs4
